Well, selama hampir 12 tahun saya sekolah, Matematika merupakan subjek yang saya sangat tidak sukai, well, tapi bukan berarti saya membencinya. Hanya saja, terkadang Matematika sangat sulit dimengerti. Dan terkadang juga saya sangat mengerti beberapa sub-subjek dalam matematika, seperti aljabar, dan lain-lain. Tapi ketika ulangan, tetap saja terkadang saya mengalami kesulitan, hasilnya terkadang tidak sesuai dengan yang saya harapkan seperti ketika saya masuk ke dalam kelas Matematika, ketika bapak/ibu guru mengajari, sangatlah mudah untuk saya mengerti. Hmmmm, namun saya yakin, saya bukan orang pertama, dan bukan satu-satunya pelajar yang membenci Matematika di bumi ini.
Tapi, dibalik itu semua, tahukah teman-teman dibalik sulitnya Matematika dan dampaknya terhadap kehidupan kita di masa depan? Well, mostly remaja jaman sekarang hanya melihat dan menjudge sesuatu terlalu cepat ketika melihat bagian luar atau bagian fisik seseorang atau suatu hal. An old man once said,
"Don't criticize what you can't understand. Don't judge a book by its cover. You may miss out on a good story..."Ini berarti, belum tentu apa yang kamu tidak sukai atau kamu benci itu buruk dan tidak baik untuk kamu. Bisa saja, di balik itu semua terdapat banyak pelajaran yang sangat bermakna yang bisa kamu ambil untuk kehidupan kamu yang lebih baik.
Contoh nyatanya dari sebuah subjek di sekolah, Matematika. Matematika memiliki ratusan, mungkin ribuan rumus yang bisa serta dapat anda pelajari di sekolah, untuk kebanyakan orang tingkat kesulitan Matematika memiliki berbagai macam level, dari sangat-sangat sulit, sulit sekali, sulit saja, sulit, normal, mudah, mudah sekali, sangatlah mudah, bahkan sangatlah mematikan hingga membuat kepala ini sakit dan pusing. Banyak pelajar yang berada dalam tingkat kesulitan yang berbeda-beda seperti yang baru saja saya sebutkan.